mencoba menyusun sederet kisah yang terlalui lewat benda yang mengabadi: kata-kata| semoga ada yang bisa diambil dari secuil yang digores dari blog ini
Jumat, 16 Januari 2015
Sugoi Family bagian 1
Selasa, 23 Desember 2014
GELORA RASAKU
Hidup memang padang gersang yg menantang
Tergantung dari cita rasa mana kau memandang Saat berfikir gerah lumuri sekujur porimu
Maka lelah hatilah harmoni yg kau rasa
Namun kala pacu kuda debar yang kau rasa
Maka gelora2 semangat menari ikuti derap langkah kudalah hatimu bicara
Pun ku kini Saat uang melimpah kumiliki Waktu tak berpihak padaku Sebaliknya Saat waktu berjuta kumiliki Uang berlari menjauhi
Tapi rasaku tak pilih yg berperi Karena masih banyak rasa yg dapat kupilih
Semisal: Coklat...mesti gelap pekat terlihat
Tapi manis melekat dinikmat Begitulah rasa yang kupilih...
Dan saat uang dan waktu bersatu nanti
Kuharap satu, semoga kau tetap ada disini: sahabatku
mari jelajahi isi bumi
Sembari kuras habis sari pati hidup yang terlampaui
Kemudian kita hirup kebijakan dari remah2 yang kita lewati
Hingga Tuhan berkata: hambaKu kini mengerti
Depok, 24 des 14 @ kosan tercinta ditemani seorg sahabat yang terlelap Kala dini hari yang disyukuri
Senin, 22 Desember 2014
CEMBURU
Ku tak pernah iri pada matahari
Yang senantiasa menghangatkan
Tak cemburu pada bintang,
Pelukis indah malam
Tak rendah diri pada bulan
Cantiknya kesempurnaan memandang
Tak jua risau pada pelangi
Pemilik juta rasa dan warna
Atau pada angin yang menyejukan
Tidak…!
Ku tak pernah iri pada semua
Tapi… Ku tak pandai menutupi
Tak kuasa menjaga rasa
Pada kasih tulus tak terperi
Pada cinta tak pamrih seorang bidadari
Pada 9 bulan 10 hari tertatih-tatih
Pada 2 tahun menyusui
Pada sepanjang hidup memberi tak kenal
letih
Ibu..!
Yaaah…. Aku iri menjadi seorang ibu!
Aku cemburu….
Depok,
14 juni 2014
@kosan tercinta selepas mata terpejam
pada sunyi malam
Puisi ini di dedikasikan untuk seluruh ibu
seluruh dunia
Happy Mother day :)
Kamis, 27 November 2014
Peradaban dari Meja Makan
![]() |
| sumber gambar oleh google |
siang ini aku mendapat sebuah pesan singkat dari seorang wali murid privatku, "ka Dian, bagaimana perkembangan ka Dascha? sore ini bisa mengajarkah ka? terima kasih". begitulah bunyi pesan singkat itu. kujawab sejurus kemudian," in syaa Allah bisa tante, perkembangan ka Dascha masih diseputar ketelitian yang masih kurang tante". begitulah percakapan singkatku dengan seorang ibu yang sangat care terhadap anaknya , menurutku.
Rabu, 26 November 2014
Diary Untuk Azka
Senin, 24 November 2014
Kakak Terbaik Sedunia
Muhammad Azka Iman Abdullah
read moreselain memiliki arti seperti yang saya sebutkan diatas, nama tersebut mengandung filosofi yang mendalam bagi saya pribadi, yakni nama itu merupakan pengejahwantahan bentuk cinta tertinggi saya kepada Rabb, yang menciptakan saya dan juga bentuk cinta saya kepada sosok mulia, yakni Rosulullah SAW. penjelasnnya kurang lebih seperti ini, Muhammad adalah nama yang saya ambil dari nama nabi terakhir kita yakni, Muhammad, saya ingin kelak anak saya mengenal dengan baik siapa sosok mulia yang telah meyampaikan risalah agung agama ini, islam, saya ingin anak saya kelak mencintai sosok ini dengan kecintaan yang mendalam karena pengenalannya dengan akhlak dan teladan yang melekat pada dirinya (Rosulullah, sungguh tidak ada hati yang tidak akan mencintainya, jika telah mengenalnya). Abdullah, Hamba Allah, ini adalah nama yang paling Allah cintai, dan saya ingin menyandingkannya dengan nama anak lelaki yang kelak saya miliki, saya ingin anak saya kelak mencintai Rabbnya dengan kesadaran yang penuh atas hakikatnya sebagai mahluk yang telah Allah ciptakan. Azka artinya cerdas, entah mengapa saya selalu terobsesi dengan kata-kata yang mengandung diksi "cerdas", mungkin karena saya memang senang dengan sesorang yang cerdas heheh. Iman artinya orang yang beriman, mengapa saya ingin menyematkannya ditengah nama anak saya kelak, karena betapapun cerdasnya kita, betapapun hebatnya diri kita kelak, tapi jika kita tak memiliki iman, maka semua kecerdasan,ilmu pengetahuan dan kehebatan kita itu tidaklah bernilai apa-apa alias NOL besar. bagaimana seorang Fir'aun yang memiliki kecerdasan, kekuatan dan kehebatan itu tidak dipandang apa-apa oleh Allah, bahkan segala kehebatan dan kemampuan yang dimilkinya malah menjadi petaka bagi dirinya, karena dia tak memiliki iman. atau kisah Qarun, seorang yang memiliki harta yang banyak selain dia juga seorang yang pandai. namun lagi-lagi kepandaian dan kehebatan yang dimilikinya tidak mengundang Rahmat dari Allah tapi malah mendatangkan Laknat. untuk itulah selain ingin memeiliki anak yang cerdas, saya juga menginginkan anak saya menjadi hambaNya yang beriman. itulah sebabnya kata iman saya letakkan setalah kata Azka. yups itulah sekelumit kisah tentang arti nama Azka, nama anak saya yang kelak menjadi salah satu cendekiawan muslim abad ini :D. saya telah melahirkannya didalam alam fikiran saya jauh sebelum bertemu Ayahnya(nanti). maka tentulah saya telah melatih/memprsiapkan diri saya dengan banyak mencari ilmu agar kelak Allah menganugrahkan Azka, anak lelaki yang telah saya rindukan kelahirannya dalam wujud sesungguhnya :D

