Rabu, 22 Februari 2023

Dawai Doa

dear Allah sungguh sedikiiiiit sekali ilmuku
sungguh lemaaaahnya kemampuan yang ku miliki
sungguh tak banyak yang ku tahu tentang Mu

namun ya Rabb, pun yang sedikit dan lemahnya pengetahuanku tentangMu itu telah membuatku, jatuh cinta atas segala sifat Rahim yang Kau miliki

telah membuatku tak sudah-sudah merasakan betapa Kaulah pemilik segala sifat Maha Pengasih

telah membuatku tak ingin henti bergantung atas segala hajat yang kumiliki

telah membuatku tak ingin hilang kesempatan berjumpa dengan wazahMu, pemilik segala keagungan yang memenuhi bumi langit dan seluruh isi didalamnya

yang telah membuatku gundah sepanjang hari atas dosa-dosa yang kumiliki, sebab ridhoMu yang ku nanti, dan tersebab dosaku, apakah ridho itu terhalangi

maka ya Rabb, dengan seluruh nama dan sifat terbaik yang ada padaMu, ampunilah kami, janganlah dosa dan hilap menjadikan ridhoMu tak sampai kepada kami hari ini dan esoknya lagi dan lagi

Minggu, 19 Februari 2023

Hadiah

Untuk pertama kalinya dalam hidup saya yang sudah menginjak kepala 3 ini, terbaring dirumah sakit. Saya tidak pernah membayangkan akan jadi orang yang tidur di kamar-kamar yang disediakan oleh rumah sakit sebagai pasien. 

Saya cukup sering tidur dirumah sakit, dari jaman uni Dede melahirkan anak pertamanya yakni sktr tahun 2009 lalu, kemudian saat ponakan saya sakit, yakni Fani, kemudian, ibu saya stroke, lalu ponakan saya lagi, Alifa dan moment lainnya. Ya cukup sering. Tapi sebagai orang yang menjaga/membantu merawat yang sakit. 

Ternyata ada banyak insight dan hikmah yang saya dapat dari pengalaman saya menjadi pasien selama 4 hari tersebut. Yakni kepekaan saya dan juga empati saya semakin terasah disana. Bagaimana orang yang sakit itu pasti sangat merepotkan orang2 sekitarnya dan betapa kita membutuhkan orang lain tuk membantu kita. Saat saya kemudian menggunakan kursi roda dan didorong oleh suster tuk keruang ronsen atau berganti kamar, rasanya oh gini toh jadi ibukku, saya jadi merasakan posisi sebagai ibu saya yang harus di dorong2 dengan kursi roda dan pasrah saja dengan si pendorong, merasakan kebosanan yang teramat sangaaat disana. Yang kerjaannya hanya tiduran, makan, minum obat, ke kamar mandi, repeat. 

Saya sungguh beruntung diberi oleh Allah kesempatan tuk jadi orang yang tak berdaya bbrp hari. Sehingga empati saya benar-benar meningkat tajam disana. Oya saya juga jadi tahu seberapa besar sayang kakak2 dan adik2 saya kepada saya. Uni nunur yang rela tidak dagang demi menemani saya, padahal dia bisa kehilangan kesempatan mendapatkan uang yang lumayan menurut saya. Atau adik lelaki saya, si enal yang sangaaat cueek sekali sebenarnya namun dia tiap hari bersama istrinya menyempatkan tuk menjenguk saya. KLO uni Ani mah jangan ditanya, she is my second mother (my angel hahahah) Dan temen2 dari sekolah, bahkan saya merasa terhormat dan terharu dijenguk oleh pimpinan dari sekolah saya, jazakillah ya umi indah dan umi Tila untuk kunjungannya, semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak. Dan tak lupa temen2 pasar yang juga turut berkunjung. Jazakumullah ya, hanya Allah yang dapat membalas kebaikan kalian. Buat umi Septi dan umi oktiiiiiiiiiii juga yang sudah repot-repot datang kerumah. Jazakumullah shohib kesayanganku. Dan doa dari temen2 semuanya, temen tahsin, temen smanda dll


Oya, sempat juga saya merasa dekat dengan kematian, saat darah tak juga berhenti dari tenggorokan dan hidung saya, yang terlintas saat itu adalah saya ada utang sama siapa aj ya. Sampai2 aplikasi shopee yang sudah saya uninstall saya instal kembali tuk memastikan saya tak punya tagihan disana. Haha terdengar lebay memang. Sebab memang saya tak punya riwayat penyakit yang cukup serius. Meski begitu menyiapkan kematian yang baik bukankah sebuah keniscayaan. Dan saya berharap tak ada utang sepersenpun saat saya harus pulang nanti. Dan semoga Allah anugerahkan kematian yang baik untuk saya yakni diantara 3 kondisi ini:
1. Saat saya mengajar
2. Saat saya sholat
3. Saat saat tilawah

Dan saya selalu berdoa kepada Allah tuk itu. Semoga Allah mudahkan saya dan kita semua mati dalam keadaan terbaik. Aamiin Allahumma aamiin 

Sabtu, 11 Februari 2023

Tanda Dari Tuhan

Dalam tiap sebuah proses kehidupan pasti ada beberapa kesempatan yang mengharuskan kita tampil di depan umum, ntah sifatnya formal ataupun informal. Dan sematang apapun persiapan yang telah kita lakukan pastilah menyisakan kekhawatiran dan rasa deg-degan didalam sanubari kita yang paling dalam. Siapapun dia, ntah yang sudah profesional maupun tingkat pemula. 

Rasa deg-degan itu adalah sesuatu yang sangat wajar dan alamiah sebenernya, itu bentuk respon tubuh kita dalam mengendalikan rasa cemas dan stres, karena harus tampil di depan umum. Meski tingkat kecemasan tiap orang berbeda-beda. Tapi persiapan yang matang adalah kunci mencegah kecemasan yang berlebih dalam diri kita. Meski pasti masih saja menyisakan ruang cemas yang menyertainya. 

Nah terkait ini, tiba-tiba saja saya berfikir bahwa rasa deg-degan meski kita sudah menyiapkan sesuatu itu dengan matang adalah sebuah signal dari Allah, bahwa betapapun matangnya persiapan seseorang tetap saja dia itu lemah dan tak punya daya kekuatan kecuali yang Allah mudahkan, seolah-olah Allah ingin memberitahukan, wahai hamba, tahukah kamu itu lemah tanpa bantuanKu, maka berdoalah dengan menyebut namaKu, sandarkanlah harapanmu itu hanya kepadaKu saja, maka Aku akan alirankan ketenangan dalam jiwamu.

Doaku malam ini, ya Rabb berikanlah ketenangan kepada sahabat-sahabat hamba, rekan guru di level 3 yang besok bertugas, berikanlah pula ketenangan dan kemudahan kepada murid-murid kesayangan kami yang ada dirumah, semoga mereka bisa menampilkan yang terbaik versi mereka masing-masing. Dan jadikanlah acara kami esok hari adalah wasilah kami tuk mendapatkan pelajaran dan hikmahMu yang lainnya serta wasilah kami mendapatkan pahala kebaikan, Aamiin Allahumma aamiin 

Jumat, 10 Februari 2023

MALAM

malam


hatiku membuncah kala malam tiba...
saat orang-orang larut dalam mimpinya
saat orang-orang meletakkan penat pada guling di kepalanya 

maka saat itu aku tenang 
hatiku tenang hanya mendengar desir angin semilir
mendengar sisa kendaraan dekat rumah  yang melanjutkan perjalanannya

dan ku terbangun tuk mengakui kelemahan Kepada zat yang Maha kuat
bersimpuh dan sujud dalam-dalam tuk meminta bimbinganNya
sebab diri ini tak kuasa akan apapun di dunia, kecuali apa-apa yang dimudahkan tuk ku kuasai 

malam, izinkanlah aku berlama-lama berbicara dengan Rabbku, berkeluh kesah denganNya, meminta dan memohon bimbingan dan petunjukNya.

izinkan aku bercerita tentang hari ini kepadaNya, tuk mengucapkan syukur atas apa yang kulalui pagi dan siang tadi, berterima kasih atas kesempatan melakukan kebaikan, berterima kasih atas semua yang telah Dia beri.



malam....
janganlah cepat-cepat beranjak, sebab aku ingin berlama-lama bersamaNya, menikmati semilir malam nan syahdu sambil bermunajat dan berharap kepadaNya.


malam....
izinkanku tuk melakukan hal ini, bermunajat dan bercengkrama denganNya hingga sisa hayat yang kupunya...
izinkanlah.....


Kamis, 09 Februari 2023

1,5 Jam Saja

Sejakku memahami hidup kita di dunia hanya sktr 1,5 jam saja, maka sejak itu aku tak menaruh perhatian penuhku padanya (dunia) dan tak mengkhawatirkan apapun ttgnya kecuali satu saja, PULANGKU NANTI BAGAIMANA???

Sudah cukup blm bekal perjalanan yang panjang kan ku tempuh? 

Dan sejak itu segala ke insecure an dalam dirikupun musnah. 

Bagaimana tidak, kau yang memiliki wazah yg cantik kala di dunia, maka kecantikanmu itu hanya bisa kau nikmati 1,5 jam saja, lalu mengapa sombong?

Kau yang memiliki harta yang melimpah, maka kekayaanmu itupun hanya dapat kau nikmati 1,5 jam saja
Lalu mengapa angkuh?

Kau yang memiliki jabatan setinggi langit,
Maka jabatanmu itu hanya dapat kau rasakan dan rayakan 1,5 jam saja, maka mengapa kau meninggi sekali?

Kau yang memiliki kecerdasan yang tiada tanding, maka kecerdasanmu itu hanya mampu kau banggakan 1,5 jam saja
Maka mengapa kau congkak sekali?

Kecuali apa-apa yang kau miliki itu kau syukuri dan kau jadikan jalan tuk mendapatkan ridho ilahi. Maka apapun yang kau miliki saat ini kelak akan abadi dan akan ditambah berjuta-juta kali, itu janjiNya yang pasti. 

Pertanyaannya, bekal terbaik apa yang sedang kau siapkan tuk menghadapNya? Dan meraih ridho dariNya?


Yuuuuk persiapkan!!!!

Rabu, 08 Februari 2023

Fathia

Fathia adalah salah satu murid kelas 5 di sekolah alam Al Karim Lampung, hal yg sangat khas dan berbeda dari Fathia adalah dia selalu memeluk guru-gurunya(yang akhwat yak) saat berjumpa dengan mereka, siapapun guru yang ia jumpai, meski bukan guru yang mengajar dia. 

Sehingga saya pastikan guru-guru di SD alam Al Karim Lampung in syaa Allah mengenal dengan Fathia ini, sebab dia berbeda dari kebanyakan murid yang ada, bahkan saya baru bertemu sosok murid yang seperti Fathia ini. 

Masya Allah tabarakallah ya, jujur saya sangat Amazed saat pertama kali melihatnya, dan bbrp kali kemudian saya mulai familiar dengannya. 

Menurut pandangan saya, Fathia adalah sosok yang istimewa, dia pasti memiliki tingkat kebahagiaan lebih tinggi dibandingkan murid-murid seusianya yang tidak melakukan hal serupa. Sebab dia setiap hari mengirimkan dan menerima signal kebahagiaan dari guru-guru yang dia temui dan dia peluk. 

Sebuah studi menyebutkan, berpelukan bisa membuat seseorang merasa senang dan mengurangi perasaan kesepian. Ini karena ketika berpelukan, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin, hormon dopamin, dan hormon serotonin yang dipercaya bisa meningkatkan suasana hati dan memberikan kebahagiaan.

berpelukan dapat memancing tubuh melepaskan hormon cinta atau hormon oksitosin, yaitu hormon yang dapat membuat perasaan lebih tenang dan nyaman.

Manfaat lain dari pelukan adalah menumbuhkan perasaan positif bagi siapa saja yang melakukannya. Selama kamu nyaman, berpelukan mampu membentuk ikatan dan kepercayaan.

Berpelukan membantumu merasa aman, karena ikatan dalam pelukan menciptakan kesan terlindungi, sehingga kamu pun merasa lebih positif dan tenang. Dan masih banyak sederet manfaat lainnya dari berpelukan. 

Barakallahu fiik Fathia sayang, semoga kamuuuu tumbuh menjadi pribadi muslimah yang memberi pengaruh positif bagi orang - orang sekelilingmu ya.

Umi Dian Sayang Fathia Karena Allah 💖💖💖











Senin, 06 Februari 2023

BLIND SPOT

Blind Spot

tiap diri kita ada titik buta yang kita tidak pernah sadari kecuali orang lain memberi tahu. 
Konsep blind spot menurut Stephen Covey adalah area gelap diri kita, yang merupakan area terang bagi orang lain. Artinya, orang lainlah yang bisa melihat dan menemukan apa yang tidak bisa kita lihat di dalam diri kita. Ilustrasi sederhanannya, ”Tanpa bantuan cermin, kita tidak bisa melihat tengkuk leher kita, bukan?”.

Ketidakmampuan melihat “tengkuk leher” kita sendiri, menjadikan tengkuk leher yang berada dibagian belakang leher sebagai blind spot kita. dengan bantuan cermin, maka kita bisa melihatnya. Peran cermin inilah yang kita butuhkan dari orang lain dalam membantu kita melihat dan mengelola blind spot kita. Di setiap orang sukses dan hebat, seperti atlet, pebisnis, motivator, penyanyi, guru, orang tua hebat ataupun superstar sekalipun, selalu dikelilingi oleh coach dan penasihat. Mereka membutuhkan orang lain untuk melihat kekurangan diri, karena mereka tidak mampu melihat semua kekurangan dirinya sendiri. Karena itulah kita memerlukan orang lain untuk menasihati, mengkritik ataupun menegur jika kita melakukan kesalahan.

dan hari ini saat sedang berkumpul bersama teman-teman level 3 mengerjakan properti persiapan talent fair, ketika kami sedang istirahat makan malam bersama, salah satu dari rekan kerja saya tersebut mengatakan, "apa sih yang ga umi Dian komentari dari makanan hahah" konteksnya adalah saat saya sedang makan nasi Padang saya merasa, bahwa nasi tersebut gak akan habis untuk saya makan sendiri, sehingga saya bilang, mi, kenapa tadi kita ga makan berdua aj yak? (kejadian satu) nah kejadian lainnya adalah saat kemarin saya turut memesan minuman salah satu brand nasional ternama dari jenis teh-teh an, sebut saja teh. Indonesia (eeeh kesebut ahahah), saya mesen teh rasa avocado, begitu minumannya sampe ternyata rasanya bukan kek alpukat asli, tapi kek apa ya, pokoknya saya ga suka rasanya. dan saya bilang ke mereka, ok fix ane ga suka minuman yg mahal2 cem gini, saya lebih milih minuman teh2 yang pinggir jalan dengan harga jauh lebih murah hahaha sehingga temen2 berkesimpulan hari ini, apa sih yang ga umi Dian komentari dengan makanan. eh tapi saya jadi tersadar loh, owalah jadi selama ini saya kadang2 ga sadar suka komentari makanan yak, padahal itu ga baik ya, tapi saya ga tersungging sih sama teman-teman, saya malah berterima kasih telah menjadi cermin bagi blind spot yang saya miliki, jazakillah ya gaeees